Riwu Kaho berharap agar program-program DAS bisa dimasukan dalam RPJMD Provinsi NTT, dan masyarakat diminta untuk berperan aktif dalam mendukung program-program terkait DAS.

“Kita memastikan masyarakat tapak jangan hanya membuka tangan, tapi membalik tangan memberi. Kita harus saling menolong satu dengan yang lain,” ungkapnya.

Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bapperida Provinsi NTT Yohanes Paut mengatakan, DAS Benain dan Noelmina merupakan penunjang kehidupan di pulau timor.

“Melalui forum DAS ini, besok kita berencana akan mengintegrasikan dokumen RPDAST ke dalam RPJMD dan turunannya. Itu juga akan diselaraskan dengan RPJMD Kabupaten/Kota. Sehingga kita bekerja secara simultan dan bersama-sama, karena ini berkaitan dengan daya dukung lingkungan terhadap masyarakat,” terangnya.

Kepala BPDAS Benain Noelmina Kludolfus Tuames menyampaikan, urusan pengelolaan DAS adalah bagaimana menyeimbangkan antara agenda ekonomi, ekologi dan sosial.

“Tidak bisa hanya mengedepankan ekonomi saja. Sebab kalau ekologi terabaikan, maka kita akan mendapatkan bencana. Bencana ini sebetulnya ada pada persepsi manusia. Alam hanya mencari kestabilan. Jadi kalau kita menjaga kestabilan alam, maka alam akan memberikan kita kebahagiaan dan kesejahteraan. Tapi kalau kita tidak jaga, alam akan memberikan kita bencana, kekeringan dan kelaparan,” kata Kludolfus Tuames.