Akselerasi Program Sosial Tahun 2026
Nikah massal ini hanyalah satu dari mata rantai program inklusif Pemkot Kupang tahun ini. Dalam laporan kinerjanya, Wali Kota memaparkan capaian konkret lainnya:
- Nikah Massal Lintas Agama: Menjangkau total 101 pasangan (49 dari Gereja Katolik, sisanya dari denominasi lain).
- Investasi SDM: Pemberian beasiswa bagi 695 siswa untuk memutus rantai kemiskinan.
- Kesehatan & Sanitasi: Penyelenggaraan sunatan massal bagi warga kurang mampu.
- Rehabilitasi Hunian: Program bedah rumah menyasar 500 unit rumah warga agar layak huni.
Kehadiran Pejabat Publik
Dukungan penuh jajaran eksekutif terlihat dari hadirnya para Asisten Sekda Kota Kupang, Ketua Dharma Wanita Persatuan, serta pimpinan perangkat daerah terkait. Kehadiran ini menunjukkan bahwa penguatan keluarga telah menjadi mindset kolektif di lingkup birokrasi Pemkot Kupang.
Kegiatan yang berlangsung semarak di Paroki St. Andreas Lasiana ini ditutup dengan pesan syukur dari Ketua DPP Paroki, Hendrik Mbanggur, yang menilai sinergi antara Gereja dan Pemerintah merupakan kunci terciptanya masyarakat yang sejahtera dan harmonis.
Melalui nikah massal ini, Pemkot Kupang mengintegrasikan nilai spiritual keagamaan dengan tertib administrasi kenegaraan, menciptakan ekosistem sosial yang lebih stabil bagi pembangunan Kota Kupang ke depan. (agn)







Tinggalkan Balasan