Pemkot Kupang Dorong Pembentukan Karakter Lewat Lomba Paduan Suara

Pemkot Kupang Dorong Pembentukan Karakter Lewat Lomba Paduan Suara. (Foto: Agn/Koranntt.com)

Kupang, KN – Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang terus menunjukkan komitmennya dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) berbasis karakter.

Hal ini terlihat melalui penyelenggaraan Lomba Paduan Suara antar pelajar SD/MI dan SMP/MTs se-Kota Kupang tahun 2026 yang resmi dibuka pada Selasa (14/4/2026), di Hotel Aston Kupang.

Kegiatan yang diikuti oleh 3.875 pelajar dari 155 tim ini menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-140 Kota Kupang sekaligus 30 tahun status Kota Otonom. Ajang ini tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana pembinaan karakter generasi muda.

Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, bersama Wakil Wali Kota Serena Cosgrova Francis, mendorong pendekatan pembangunan yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai keberanian, kepercayaan diri, dan kerja sama.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Serena Francis menegaskan pentingnya memberikan ruang ekspresi bagi pelajar. Menurutnya, kegiatan seni seperti paduan suara mampu membentuk karakter serta menumbuhkan rasa percaya diri.

“Keindahan bukan lahir dari satu suara, tetapi dari harmoni yang selaras. Ini juga mencerminkan bagaimana kota ini dibangun melalui kebersamaan,” ujarnya.

BACA JUGA:  Aksi Sosial Alumni Mahasiswa Perkuray, Gelar Donor Darah Penuhi Stok di PMI

Salah satu inovasi yang dihadirkan dalam kegiatan ini adalah diperkenalkannya lagu “Menuju Kupang Sejahtera”. Lagu tersebut dirancang sebagai media edukasi untuk menyosialisasikan delapan program prioritas Pemerintah Kota Kupang kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Dari sisi penyelenggaraan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan profesional. Pemerintah kota juga menyiapkan total hadiah sebesar Rp67 juta, lengkap dengan trofi dan piala bergilir Wali Kota sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas peserta.

Berdasarkan data panitia, kategori SD/MI diikuti oleh 119 tim dengan total 2.975 pelajar, sementara kategori SMP/MTs diikuti 36 tim dengan 900 pelajar. Total keseluruhan mencapai 155 tim dengan 3.875 peserta.

Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini terbilang tinggi. Dukungan datang dari orang tua, sekolah, hingga masyarakat luas yang menilai ajang tersebut sebagai wadah positif bagi pengembangan bakat dan karakter anak.

Kegiatan yang berlangsung hingga 17 April 2026 ini diharapkan mampu memperkuat identitas budaya sekaligus membangun generasi muda Kota Kupang yang kreatif, percaya diri, dan berkarakter. (agn/ab)

IKUTI BERITA TERBARU KORANNTT.COM di GOOGLE NEWS