Kupang, KN – Penutupan Festival Paskah di pelataran Gereja GMIT Kota Kupang menjadi bukti nyata keberhasilan Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang dalam merawat tenun kebangsaan.

Di bawah kepemimpinan dr. Christian Widodo dan Serena Francis, festival keagamaan ini bertransformasi menjadi ruang inklusif yang menyatukan masyarakat lintas agama melalui penguatan ekonomi kreatif.

Peran aktif jajaran Pemkot Kupang dalam mendukung penuh kegiatan Jemaat GMIT Kota Kupang mendapat apresiasi luas dari warga. Tidak hanya sekadar seremoni, kehadiran pemerintah dirasakan langsung melalui geliat UMKM yang tertata rapi di sepanjang lokasi acara.

Salah satu warga yang hadir mengungkapkan kepuasannya terhadap gaya kepemimpinan sang Walikota yang dinilai seimbang antara estetika kepemimpinan dan hasil kerja nyata.

“Tidak hanya Walikota yang ganteng, tapi kerjanya juga ganteng. UMKM di sini sangat maju. Kupang benar-benar menjadi kota toleransi di bawah pimpinan dr. Christian dan Ibu Serena,” ujar Febby, pengunjung festival tersebut.