Sementara itu, Kepala Sekolah SD Inpres Noelbaki, Novi Adriana Riwu, S.Pd menjelaskan bahwa prestasi ini bermula dari keikutsertaan sekolah dalam seleksi Program Sahabat Sekolah Dasar yang diselenggarakan Direktorat Sekolah Dasar, Kemendikdasmen, pada Juli lalu.

Dalam seleksi tersebut, SD Inpres Noelbaki mengirimkan video praktik baik terkait implementasi Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang berfokus pada pembentukan karakter siswa. Dari sekitar 105 sekolah di seluruh NTT yang mengikuti seleksi tingkat provinsi, hanya tiga sekolah yang lolos ke tingkat nasional.

“Setelah itu kami mengikuti seleksi nasional berupa penilaian praktik baik dan wawancara yang melibatkan kepala sekolah, guru, dan siswa sebagai Duta Sahabat Sekolah Dasar,” jelas Novi.

Pada tahap nasional, para siswa menjalani pembekalan serta proses penilaian selama dua bulan, yakni Oktober dan November. Selama proses tersebut, siswa mengimplementasikan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat, mulai dari bangun pagi, gemar belajar, bermasyarakat, hingga tidur cepat, baik di sekolah, lingkungan masyarakat, maupun bersama pemerintah setempat.

“Selama dua bulan penilaian, kami mengirimkan sekitar 40-an video praktik baik melalui dashboard Direktorat SD,” tambahnya.

Hasilnya, pada baru-baru ini, siswa dan guru SD Inpres Noelbaki diundang ke Jakarta untuk menerima apresiasi nasional. Dari 80 sekolah se-Indonesia, SD Inpres Noelbaki berhasil meraih Juara 1 Inovasi Pelibatan Catur Pendidikan, satu dari empat kategori apresiasi yang dilombakan.

Novi juga menyampaikan terima kasih atas dukungan luar biasa dari Ketua PGRI NTT, Pemerintah Kabupaten Kupang, Wakil Bupati, dan Dinas Pendidikan yang memberikan dukungan moral maupun material selama proses seleksi.

“Peran PGRI sangat luar biasa, bukan hanya memperhatikan guru, tetapi juga sekolah dan anak-anak, sehingga keberhasilan ini bisa kami capai,” ujarnya.

Salah satu siswa SD Inpres Noelbaki, Ursula Olivia Uge Wea, mengaku senang dan bangga atas prestasi yang diraih sekolahnya.