Merlin dan Lina bercerita, mereka dapat berjualan di festival ini karena sudah berkoordinasi dengan panitia.

“Kebetulan ketua pemuda kita adalah panitia festival budaya ini jadi dia langsung lobi kasih kami lapak untuk jualan,” ujar Lina.

Tantangan yang mereka hadapi termasuk good problem, karena yang menantang saat berjualan adalah ramainya pengunjung yang membeli dagangan mereka.

“Kami masing-masing hanya satu orang yang jaga, sedangkan yang datang belanja ramai jadi pusing,” ujar Merlin.

Merlin dan Lina mengaku, merasakan dampak positif bagi giat UMKM dari terselenggaranya festival budaya ini.

Mereka berharap kegiatan ini dapat berlangsung terus-menerus, sehingga semangat mereka dalam berdagang pun dapat tersalurkan dengan baik. (AGN/ADV)