Kupang, KN — Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi membuka kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) bagi para guru se-NTT.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua PGRI NTT, Dr. Semuel Haning, S.H.M.H, pada Rabu (5/11/2025) pukul 17.08 WITA.
Dalam sambutannya, Dr. Haning menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat persaudaraan dan kekompakan di antara para guru.
“Pekan olahraga dan seni ini kita lakukan untuk mempersatukan, mempertemukan, dan memperkenalkan para guru. Banyak di antara kita belum saling mengenal, dan di sinilah tempat kita bersatu padu,” ujar Dr. Semuel Haning.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan jasmani dan rohani bagi para pendidik, sejalan dengan pepatah “Mens sana in corpore sano” yang artinya di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat.
“Guru tidak hanya mengajar di sekolah, tetapi juga harus memiliki waktu untuk berolahraga. Karena itu, kegiatan ini menjadi momentum untuk menyehatkan para guru,” tambahnya.
Selain lomba olahraga dan seni yang berlangsung pada November ini, Dr. Haning mengumumkan bahwa pada bulan Mei 2026 mendatang akan digelar Audisi Guru Terbaik.
Para guru berprestasi nantinya akan mendapatkan penghargaan berupa bonus dan wisata studi banding ke sejumlah sekolah unggulan di Jawa dan daerah lainnya.
“Kami ingin memberikan motivasi agar guru-guru semakin bersemangat dalam menjalankan tugasnya di kelas. Guru terbaik akan mendapat kesempatan studi banding sebagai bentuk apresiasi,” jelasnya.
Menutup sambutannya, Ketua PGRI NTT menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada seluruh guru atas dedikasi mereka.
“Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Atas berkat Tuhan Yang Maha Kuasa, dengan ini saya nyatakan Pekan Olahraga, Seni, dan Budaya Guru se-NTT dibuka secara resmi,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Ulfianti Tule melaporkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 PGRI dan HGN ke-31 Tahun 2025, yang akan berpuncak pada 25 November 2025.







Tinggalkan Balasan