Selain lomba olahraga dan seni yang berlangsung pada November ini, Dr. Haning mengumumkan bahwa pada bulan Mei 2026 mendatang akan digelar Audisi Guru Terbaik.

Para guru berprestasi nantinya akan mendapatkan penghargaan berupa bonus dan wisata studi banding ke sejumlah sekolah unggulan di Jawa dan daerah lainnya.

“Kami ingin memberikan motivasi agar guru-guru semakin bersemangat dalam menjalankan tugasnya di kelas. Guru terbaik akan mendapat kesempatan studi banding sebagai bentuk apresiasi,” jelasnya.

Menutup sambutannya, Ketua PGRI NTT menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada seluruh guru atas dedikasi mereka.

“Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Atas berkat Tuhan Yang Maha Kuasa, dengan ini saya nyatakan Pekan Olahraga, Seni, dan Budaya Guru se-NTT dibuka secara resmi,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Ulfianti Tule melaporkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 PGRI dan HGN ke-31 Tahun 2025, yang akan berpuncak pada 25 November 2025.