Terkait imbauan Wali Kota Kupang mengenai pembatasan jam pesta, Robert menjelaskan bahwa pihaknya tetap berkoordinasi dengan masyarakat agar kegiatan berjalan aman dan tertib.
“Himbauan pemerintah itu untuk menjaga kenyamanan bersama. Tapi kalau masyarakat masih merasa nyaman dan tidak ada keluhan, kita tetap lanjut dengan kesepakatan bersama. Yang penting keamanan dan ketertiban tetap terjaga,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Robert menyampaikan komitmen Pemerintah Kelurahan Pasir Panjang untuk terus mendukung setiap program yang dijalankan oleh Pemerintah Kota Kupang, terutama dalam sektor budaya, ekonomi kreatif, dan pemberdayaan masyarakat.
“Kami di tingkat kelurahan akan terus menjadi mitra aktif pemerintah kota. Kegiatan seperti ini adalah bukti nyata bahwa warga bisa berkontribusi langsung untuk pembangunan daerah,” tutupnya.
Dengan semangat gotong royong dan dukungan kuat terhadap kebijakan pemerintah, Festival Budaya Pasir Panjang 2025 tidak hanya menjadi pesta rakyat, tetapi juga simbol kemajuan masyarakat yang sadar akan pentingnya menjaga budaya sekaligus berperan dalam pembangunan Kota Kupang yang inklusif dan berkarakter. (AGN/ADV)



Tinggalkan Balasan