Dari Timor Tengah Selatan (TTS), Wakil Bupati TTS, Johny Konay menyampaikan bahwa telah direncanakan pembangunan 127 dapur SPPG, dengan harapan keterlibatan aktif para Orang Tua murid dan Guru dalam pelaksanaan program ini demi keberhasilan dan keberlanjutannya.

Sementara itu, Wakil Bupati Alor, Rocky Winaryo melaporkan bahwa satu lokasi SPPG di daerah 3T sudah dalam proses pembangunan, sementara 65 lokasi lainnya masih menunggu realisasi.

Semua pemerintah daerah menyatakan dukungan penuh terhadap kolaborasi dengan BGN dan Krakatau Steel, serta menegaskan pentingnya pelibatan investor lokal untuk memperkuat ekonomi masyarakat.

Senada, Gubernur Melki Laka Lena dalam arahannya menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pelaksanaan program ini.

“Saya berharap setiap daerah di NTT segera menentukan titik lokasi pembangunan SPPG 3T di wilayahnya masing-masing guna mempercepat pelaksanaan program secara menyeluruh,” tegasnya.

Menutup rapat, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana kembali menegaskan bahwa tujuan utama program ini adalah melayani masyarakat, terutama ibu hamil dan anak balita, agar generasi mendatang memiliki kualitas gizi yang optimal.