Sementara itu, Direktur Utama PT Krakatau Steel, Akbar Djohan, menyampaikan dukungan penuh terhadap pengembangan dapur SPPG lengkap dengan fasilitas pendukungnya.

“Sebagai produsen, kami akan memastikan seluruh produk memenuhi standar kualitas agar dapur-dapur mandiri di daerah 3T dapat beroperasi secara optimal dan percepatan distribusinya terwujud,” jelas Akbar.

Dalam sesi tanggapan, sejumlah pemerintah kabupaten menyampaikan perkembangan dan tantangan di lapangan. Salah satunya Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, menegaskan komitmen penuh Kabupaten Sikka dalam program percepatan Makanan Bergizi (MBG).

“Sejak awal Agustus, kami telah mengoperasikan 8 dapur mandiri dengan seluruh proses berjalan lancar. Dari 67 titik yang telah ditetapkan, ada usulan penambahan menjadi 72 titik, dengan sekitar 45 titik sudah mendapat dukungan dari investor lokal yang sangat antusias,” terang Bupati Juventus.

Ia berharap agar persetujuan terhadap titik-titik tersebut segera dirampungkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, sementara titik lainnya dapat dibangun oleh Krakatau Steel.