Ia juga menambahkan bahwa PLN secara aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat adat, untuk menjelaskan bahwa PLTP bukan kegiatan pertambangan.
Selain proyek energi, PLN juga menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), di antaranya pengembangan tanaman hortikultura, pengembangan desa wisata Wogo, serta perbaikan jalan sebagai bentuk kontribusi nyata kepada masyarakat di sekitar proyek.
“Pendekatan kepada masyarakat terus kami lakukan dengan prinsip FPIC (Free, Prior and Informed Consent). Bahkan, kadang masyarakat yang bukan pemilik lahan juga hadir dalam diskusi dan sosialisasi. Kami ingin proses ini inklusif dan transparan,” tutup Boby. (*)
Halaman



Tinggalkan Balasan