Ia juga menyoroti pentingnya kerja sama lintas sektor termasuk razia gabungan dengan aparat kepolisian dan DP3A dalam penanganan kasus anak-anak yang terlibat dalam praktik prostitusi online, dengan menekankan pendekatan edukatif dan pendampingan yang humanis.

Menutup pertemuan, Wali Kota kembali menegaskan bahwa upaya ini merupakan bagian dari visi Pemerintah Kota Kupang untuk mewujudkan “Kota Kupang sebagai Kota Kasih yang Maju, Mandiri, Sejahtera, dan Berkelanjutan.”

“Menyehatkan masyarakat adalah bagian dari misi kita bersama. Pencegahan HIV-AIDS bukan hanya tanggung jawab KPAD, tetapi tanggung jawab seluruh perangkat daerah dan masyarakat Kota Kupang. Dengan kolaborasi, saya yakin angka penularan bisa ditekan, dan generasi muda Kota Kupang akan tumbuh lebih sehat dan berkarakter,” tutup Wali Kota. (chrs/pkp)