“Harapan kami, seluruh pergerakan ini dapat memberikan dampak langsung kepada masyarakat sekitar,” kata Gubernur Melki Laka Lena.
Gubernur Melki menyampaikan terima kasih atas masukan dan kritik, yang diterima dari masyarakat NTT selama proses kegiatan berlangsung.
Menurutnya, perhatian masyarakat yang beragam, baik yang mendukung, mengkritik, maupun yang netral, justru membuat pelaksanaan ret-ret menjadi lebih baik dan mampu menjawab kebutuhan publik secara efektif.
“Kami juga mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh Universitas Pertahanan (Unhan) dan Pemerintah Kabupaten Belu,” ujar Gubernur.
Ia menambahkan, evaluasi akan dilakukan untuk pelaksanaan ret-ret di masa mendatang, agar dapat berlangsung dengan pola yang lebih efisien dan biaya yang lebih murah.
Sementara itu, Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma menekankan manfaat ret-ret dalam menyatukan visi dan misi pimpinan daerah.
“Semua harus memiliki pemahaman yang sama dan membangun kekompakan yang lebih padu,” ujarnya.
Lebih lanjut, Johni mengatakan bahwa melalui kegiatan ini, ASN tidak hanya melakukan aktivitas secara linear, melainkan juga memperoleh keterampilan baru yang dapat dibawa kembali ke tempat kerja, sehingga meningkatkan produktivitas dan kualitas pelayanan.



Tinggalkan Balasan