Kupang, KN — Kegiatan ret-ret Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) yang melibatkan eselon 2, 3, dan 4, berhasil memberikan dampak positif yang signifikan terhadap berbagai sektor, mulai dari ekonomi lokal, penanganan stunting, hingga pengembangan program One Village One Product (OVOP).
Setelah kegiatan ret-ret tersebut, para pejabat eselon menyatakan telah memiliki komitmen yang jauh lebih kuat, dalam mendukung target Dasa Cita pemerintahan Gubernur Melki Laka Lena dan Wakil Gubernur Johni Asadoma.
Komitmen ini diwujudkan dalam peningkatan pelayanan masyarakat di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Gubernur NTT Melki Laka Lena mengatakan, tidak hanya berdampak internal bagi ASN, kegiatan ret-ret juga memberikan efek ekonomi yang nyata di Kabupaten Belu.
Dana konsumsi kegiatan ini mencapai ratusan juta rupiah yang berputar di pasar-pasar sekitar Kabupaten Belu. Seluruh peserta ret-ret juga melakukan pembelian di desa-desa yang sudah mengembangkan produk OVOP, khususnya di Desa Jenilu, Kecamatan Kakuluk Mesak. Selain itu, peserta juga membagikan makanan untuk anak-anak Stunting di wilayah Kelurahan Kota Atambua.



Tinggalkan Balasan