“Kami akan terus menjadi bagian dari ekosistem pariwisata. Kami percaya bahwa ketika masyarakat sejahtera, maka bank pun tumbuh bersama,” tegas Egbert Balukh.

Peluncuran “Ayo Berwisata” di lereng Gunung Ile Ape menjadi lebih dari sekadar seremoni. Ia menjadi titik tolak gerakan bersama untuk membangun ekonomi dari pariwisata. Dari tepi pantai hingga puncak bukit, dari desa ke kota, semua diajak mengambil peran.

Lembata mungkin belum sepopuler destinasi lain di Indonesia. Tapi dengan semangat kolaborasi yang kini mulai menyala, bukan tidak mungkin Lembata akan menjadi bintang baru di peta pariwisata nusantara.

Dan semuanya dimulai dari satu ajakan sederhana: Ayo Berwisata. (*/ab)