Keberadaan lembaga adat seperti gendang, serta pelibatan kelompok tani dan perempuan dalam kegiatan pertanian, menjadi kunci dalam memastikan bahwa program ini menciptakan mata pencaharian yang berkelanjutan (sustainable livelihoods), berdaya tahan terhadap tantangan sosial-ekologis, serta mampu ditransformasikan secara mandiri oleh komunitas di masa depan. (Humas PLN)
Halaman





Tinggalkan Balasan