Selain itu, 54 rumah tangga meraih tambahan penghasilan, melebihi target 50 rumah tangga, 28 rumah tangga mendapatkan akses air minum layak, dengan 42 warga aktif terlibat. Area lahan produktif mencapai 1,6 hektar. Pembangunan MCK di 2 rumah adat dilakukan dengan tetap menjaga warisan budaya lokal.
Program ini sejalan dengan visi PT PLN (Persero) dalam menekan angka stunting dan isu kelaparan yang terjadi di tiga desa lokasi rencana pengembangan PLTP Ulumbu 5-6 di Poco Leok, yakni Desa Wewo, Desa Lungar, dan Desa Mocok.
Di sisi lain, program budidaya hortikultura mendorong sektor pertanian Kabupaten Manggarai. Sebab banyak lahan tidur potensial yang terbengkalai, terutama di Kecamatan Satar Mese. Padahal, tanah di kecamatan ini tergolong subur dengan sumber air yang melimpah.
Hingga saat ini, sejumlah kelompok tani binaan telah berhasil meraup hingga jutaan rupiah melalui penjualan hasil tani budidaya hortikultura. Bahkan banyak di antaranya telah memiliki pelanggan tetap.
General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, Rizki Aftarianto, menjelaskan bahwa program transformasi lahan tidur menjadi lahan hortikultura untuk Desa Berdaya ini lahir dari kebutuhan nyata masyarakat sekitar wilayah kerja panas bumi.





Tinggalkan Balasan