Itu KUPANG, KN — Deretan kursi biru di area ruang tunggu terbuka RSUD S.K. Lerik, Kota Kupang, dipadati oleh puluhan warga, aparatur sipil negara (ASN) perempuan, serta jajaran pengurus organisasi daerah pada Rabu (12/8). 

Sebuah baliho latar berukuran besar bernuansa merah muda membentang tegas di dinding utama dengan tulisan Pemeriksaan IVA Test dan Sadanis Dalam Rangka Deteksi Dini Kanker Serviks dan Kanker Payudara oleh TP PKK Kota Kupang”. 

Di balik podium kayu yang berada di sudut depan ruangan, para tamu undangan—mulai dari tenaga medis berseragam putih, jajaran kader PKK berbusana batik hijau toska, hingga pimpinan instansi terkait—duduk tertib menyimak jalannya pembukaan acara di bawah naungan pencahayaan ruangan yang terang.

Kegiatan pencegahan penyakit mematikan pada perempuan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc. 

Hadir dalam momentum tersebut Ketua TP PKK Kota Kupang Ny. Widya Christian Widodo, Direktur RSUD S.K. Lerik dr. Maria Veronika Danal, M.Kes., Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Kupang Ny. Elisa Pelt-Lumban Tobing, Ketua Pokja 4 TP PKK Provinsi NTT dr. Yusi Kusumawardhani, serta Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang drg. Retnowati, M.Kes.

Dalam pengarahannya, Serena menegaskan perubahan fokus pelayanan kesehatan daerah yang kini lebih mengedepankan tindakan preventif ketimbang responsif. 

Pemerintah daerah berkomitmen memprioritaskan kesehatan kaum wanita sebagai fondasi ketahanan keluarga di ibu kota provinsi tersebut.

Pemerintah hadir bukan hanya ketika masyarakat sakit. Pemerintah juga harus hadir lebih awal untuk mencegah, mendeteksi, dan melindungi. Ini bukan sekadar pemeriksaan, tetapi ikhtiar kita untuk menemukan lebih awal, menangani lebih cepat, dan menyelamatkan lebih banyak perempuan,” ujar Serena saat memberikan sambutannya.

Layanan kesehatan terpadu ini menyajikan alur penanganan komprehensif bagi para peserta. 

Bagi warga yang terdeteksi memiliki hasil pemeriksaan positif, pihak rumah sakit telah menyiapkan tindakan medis awal berupa terapi kriyo (cryotherapy).