Kupang, KN – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena meminta perguruan tinggi ikut bergerak mempercepat pemulihan Flores pascagempa.
Kampus diminta tidak hanya memberikan bantuan, tetapi terlibat langsung dalam program yang berdampak bagi masyarakat.
Hal itu disampaikan Melki saat bertemu LLDIKTI Wilayah III, LLDIKTI Wilayah XV, Kemdiktisaintek, dan perguruan tinggi di Ruang Rapat Gubernur NTT, Jumat (2/10/2026).
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki sumber daya manusia, keahlian, teknologi, dan jaringan yang dapat mendukung pemerintah dalam masa transisi menuju pemulihan.
“Pemulihan pascabencana tidak bisa dikerjakan sendiri oleh pemerintah. Kita membutuhkan kekuatan bersama, termasuk perguruan tinggi, LLDIKTI, Kemdiktisaintek dan seluruh pemangku kepentingan,” kata Melki.
Melki meminta kampus membantu pemerintah melakukan pendataan dan pemetaan kerusakan akibat gempa. Data tersebut mencakup rumah warga, infrastruktur, fasilitas publik, dan berbagai sarana pendukung kehidupan masyarakat.
“Kita membutuhkan data yang baik agar intervensi pemerintah dan semua pihak tepat sasaran,” ujarnya.
Selain pendataan, Melki meminta perguruan tinggi ikut mempercepat pemulihan sektor produktif masyarakat. Kampus dapat berkontribusi melalui kajian, pendampingan, penerapan teknologi, penguatan kapasitas, dan program pengabdian di bidang pertanian, peternakan, perikanan serta sektor ekonomi lainnya.
“Pertanian, peternakan, perikanan dan sektor-sektor lainnya juga harus menjadi perhatian. Kampus-kampus harus dilibatkan dan digerakkan untuk menjalankan program yang benar-benar menyentuh dan berdampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.
Rektor Undana Prof Jefri S Bale mengatakan pihaknya telah membentuk Satgas dan Posko Penanganan Bencana Gempa Flores.
Undana juga telah menurunkan lima tim ke wilayah terdampak dan menyiapkan dua tim tambahan untuk trauma healing serta sekolah lapangan.
Selain itu, Undana juga membebaskan UKT selama satu semester bagi mahasiswa asal Flores yang terdampak langsung gempa. Kebijakan tersebut telah mendapat persetujuan kementerian terkait.






Tinggalkan Balasan