KUPANG, KN — Pembukaan kegiatan sosialisasi dan medis gratis di RSUD S.K. Lerik Kota Kupang pada Rabu (12/8) berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan keakraban.
Di area pertemuan berlantai keramik putih yang bersih, para kepala puskesmas se-Kota Kupang, dokter spesialis, serta peserta perempuan dari kalangan ASN maupun masyarakat umum duduk berjejer mendengarkan paparan teknis dari para narasumber. Penggunaan masker medis oleh sejumlah pejabat dan tenaga kesehatan yang bertugas menegaskan penerapan standar protokol kesehatan selama jalannya bakti sosial.
Langkah kolaboratif antara Pemerintah Kota Kupang, Tim Penggerak PKK Kota Kupang, serta pihak manajemen RSUD S.K. Lerik ini difokuskan untuk memutus mata rantai penyakit kanker leher rahim (serviks) dan kanker payudara melalui metode Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA Test) serta Pemeriksaan Payudara Klinis (Sadanis/CBE).
Ketua Pokja 4 TP PKK Provinsi NTT, dr. Yusi Kusumawardhani, menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif gabungan yang dinilai sangat krusial dalam menyelamatkan jiwa perempuan di daerah NTT.
Menurutnya, hambatan terbesar dalam menekan angka kematian akibat kanker adalah rasa enggan dan rasa malu masyarakat untuk memeriksakan organ reproduksinya secara berkala.
“Kita harus bersama-sama mengikis stigma bahwa pemeriksaan kesehatan reproduksi adalah sesuatu yang menakutkan atau memalukan,” ungkap dr. Yusi di hadapan peserta yang hadir.
Ia menekankan bahwa tingkat kesembuhan pasien kanker akan melonjak tinggi apabila gejalanya ditemukan sejak stadium awal.
Kehadiran para ASN perempuan dan istri aparatur negara dalam kegiatan tersebut diharapkan mampu menjadi penggerak serta teladan bagi masyarakat luas agar tidak ragu mendatangi fasilitas kesehatan terdekat.
Guna memastikan jangkauan pelayanan tidak berhenti di rumah sakit daerah semata, TP PKK Provinsi NTT mendorong seluruh jajaran kepala puskesmas di wilayah Kota Kupang untuk segera mengreplikasi program skrining IVA Test dan Sadanis secara rutin di wilayah kerja masing-masing.




Tinggalkan Balasan