KUPANG, KN — Suasana santai namun penuh kehangatan menyelimuti pertemuan malam hari antara Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan jajaran Perum Bulog Wilayah NTT pada Selasa (11/8). 

Bertempat di selasar ruang pertemuan dengan pendar cahaya lampu yang hangat, Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, tampil kasual mengenakan kaus dan celana santai, berdiri berdampingan bersama Kepala Bulog Provinsi NTT beserta jajaran pimpinan yang mengenakan seragam dinas kebanggaannya. 

Suasana diskusi berlangsung hangat dan akrab, mencerminkan kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah dan instansi pengelola pangan.

Dalam pertemuan strategis tersebut, jajaran Bulog NTT melaporkan perkembangan positif penyerapan hasil pertanian lokal. 

Realisasi pembelian komoditas jagung, gabah kering, hingga beras dari para petani lokal di berbagai pelosok wilayah NTT tercatat mengalami lonjakan signifikan dan berhasil melampaui target yang ditetapkan. 

Menanggapi laporan tersebut, Melki Laka Lena menyampaikan apresiasi tinggi atas kerja keras jajaran Bulog dan ketangguhan para petani daerah.

Ini merupakan capaian yang luar biasa dari para petani di Nusa Tenggara Timur. Bulog juga telah menjalankan perannya dengan sangat baik. Ternyata, ada daerah-daerah baru yang mampu menghasilkan produksi pertanian dalam jumlah yang luar biasa,” ungkap Melki Laka Lena mengapresiasi kinerja penyerapan pangan daerah.

Ia menegaskan bahwa kecukupan stok pangan yang berhasil diamankan oleh Bulog harus menjadi fondasi kuat untuk melangkah ke tahap berikutnya, yaitu menggerakkan ekosistem ekonomi daerah secara menyeluruh. 

Salah satu wujud konkret yang didorong Pemprov NTT adalah rencana pembangunan pabrik pakan ternak di Kabupaten Belu serta optimalisasi jaringan pemasaran NTT Mart. 

Melalui penguatan BUMD dan kolaborasi bersama Bulog, produk-produk hasil olahan petani dan UMKM lokal diharapkan memiliki saluran distribusi yang pasti.

Ke depan, yang penting adalah bagaimana Bulog bersama Pemerintah Provinsi NTT dan pemerintah kabupaten/kota se-NTT dapat membangun dan menggerakkan ekosistem ekonomi daerah,” tegas Melki.