Selain juara print atau kecepatan perorangan, tim juri juga mengumumkan juara umum (General Classification) pada 4 etape yang sudah dilewati dan yang berhak memakai jersy kuning adalah Kenny Cornelist Ernst Nijseen dari Belanda, juara koleksi point terbanyak (Point Classification) selama 4 etape dan berhak mendapatkan jersy hijau yakni Louis Buffin dari Perancis, 

Untuk Raja Tanjakan (Kom Polkadet) masih dipertahankan oleh Muhamad Herlangga dari Nusantara BYC dan berhak memakai jersy merah,  pembalap muda  (Young Rider Classification) diraih Muhammad Syelhan Nurahman dan berhak memakai jersy putih,  pembalap Indonesia terbaik (Best Indonesian Rider Classification dipertahankan  Muhammad Raihan Maulidan dan berhak memakai jersy merah serta pembalap muda terbaik (best young rider  classification) diraih oleh John Patrick Sarmento Pagtalunan  

Riuh redah penonton yang telah lama menunggu di haris finish pun pecah menyemangati para pembalap yang tak pernah lelah melintasi 3 etape di Timor dan 1 etape Sumba. Besok para riders akan menancap etape 5 Waingapu-Tambolaka dengan jarak tempuh sekitar 200 kilometer. Setelah beristirahat semalam, para pembalap akan menuntaskan rute Sumba pada etape 6 Tambolaka-Waingapu pada Selasa, 16 September 2025. 

Setelah commissaire (wasit) merampungkan perhitungan nilai dan lainnya, dilanjutkan seremoni pengumuman dan penyerahan hadiah serta pemakaian jersey di halaman Kantor Bupati Sumba Timur. 

Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali dalam sapaannya mengatakan, etape 4 dengan jarak tempuh 105,8 kilometer rute Tanah Rara-Waingapu berjalan lancar berkat kerja sama yang baik antara penyelenggara, pemerintah, para wasit, aparat keamanan serta masyarakat. Untuk itu, dirinya menyampaikan terima kasih dan berharap lomba balap sepeda Tour de EnTeTe yang sangat menghibur itu ada keberlanjutan pada tahun mendatang. 

“Balap sepeda ini baru pertama di Sumba tapi langsung kelas internasional. Dan, kita sukses menyelenggara itu berkat partisipasi semua pihak. Ini tidak sekadar rangkaian kegiatan tapi ajang promosi pariwisata Sumba Timur,” kata Bupati Umbu Lili.