Kupang, KN – Para pembalap betul-betul menikmati panorama alam, punggung bukit dan lembah sabana Sumba Timur pada etape 4 Tanah Rara-Waingapu, Minggu, 14 September 2025.

Sejak star pukul 11.30 Wita di Tanah Rara, Desa Karipi, Kecamatan Matawai Lapawu, Kabupaten Sumba Timur, jalur selatan, para riders memacu sepeda mereka dengan kecepatan 30-40 kilometer/perjam walaupun di jalan menurun. 

Etape ini adalah lintasan terindah dengan panorama deretan punggung bukit berwarna keemasan di musim panas dan lembah ngarai tempat gemuruh seribu kaki dengan ringkik kuda sandellwoodnya.

Dengan kondisi jalan yang lebar sekitar 3 meter berada pada punggung bukit, para riders pun penuh hati-hati untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. 

Para riders selalau berada dalam pelaton, walau satu dua riders yang teringgal di belakang karena hambat teknis sepedanya, mereka kompak menikmati panorama alam dan menghibur masyarakat yang histeris di sisi kiri dan kanan jalan. 

Sumba Timur memiliki bentang alam yang indah dengan deretan bukit dan lembaha ngarai nan pesona. Pulau terindah di dunia ini kerap dikunjungi para artis, wisatawan mancanegara bahkan kerap dijadikan prewedding bagi calon pengantin baru. Karena kemolekan pesonanya, ada yang rela merogoh kocek dan jauh-jauh dari Jakarta, Bandung, Surabaya hanya untuk prewedding di Sumba Timur dengan latar punggung bukit dan hamparan padang sabananya.