Ucapan itu bukan sekadar basa-basi. Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Provinsi bersama Bank NTT menghadiahkan tabungan senilai Rp5 juta untuk masing-masing dari mereka. Total Rp10 juta diserahkan langsung oleh Yohanes Rudolf Benu, Pemimpin Bank NTT Cabang Pembantu Gubernur, mewakili Plt. Direktur Utama Yohanis Landu Praing.
“Pak Plt. Dirut sangat mendukung. Bonus ini bukan sekadar hadiah, tapi bentuk kebanggaan kami pada Paskibraka asal NTT,” ujar Rudy Benu.
Sedangkan Pemerintah Provinsi NTT menyerahkan bonus masing-masing Rp 2,5 juta untuk kedua Paskibraka Nasional asal NTT.
Dari Mimpi ke Simbol Finansial
Beberapa hari sebelumnya, di restoran Suka Ramai di pusat Kota Kupang, Yohanis Landu Praing bercerita tentang masa mudanya. Ia pernah bermimpi menjadi anggota Paskibraka, berlatih baris-berbaris, namun tak pernah terpilih. “Karena itu saya sangat menghormati adik-adik semua. Kalian menjaga nama baik NTT, sekaligus harga diri bangsa,” ucapnya ketikaa mendampimgi Gubernur NTT Melki Laka Lena, wagub Johni Asadoma dan Ketua TP PKK NTT, Asty Laka Lena saat audiens Paskibraka Provinsi NTT.



Tinggalkan Balasan