Tanpa panggung mewah dan kamera televisi nasional, dari Tanarara, BPIP dan DPR RI memulai kembali kerja panjang: menyemai ideologi dari akar. Sebab seperti dikatakan Purno Utomo, “di tengah gempuran globalisasi dan krisis identitas, desa adalah benteng terakhir dari nilai-nilai bangsa.”*/llt