Dukungan juga datang dari DPR RI. Anggota Komisi X DPR RI dari Dapil NTT II, Anita Jacoba Gah, menyambut baik penyerahan sertifikat lahan sebagai langkah konkret pembangunan. Ia menekankan pentingnya alokasi kuota yang adil bagi anak-anak dari NTT.

“Ini berkat besar untuk NTT. Tapi jangan sampai siswa dari luar daerah yang mendominasi. Kita harus pastikan anak-anak lokal menjadi prioritas. DPR RI siap mendukung penuh dari sisi anggaran,” ujar Anita.

Anita juga menyuarakan pentingnya pendirian kampus negeri pertama di TTS sebagai bagian dari pemerataan akses pendidikan tinggi.

Sementara itu, Bupati TTS, Eduard Markus Lioe, menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan pemerintah pusat. Pemkab TTS telah menyiapkan lahan seluas 20 hektare dengan legalitas lengkap untuk pembangunan sekolah tersebut.

“Kami percaya bahwa pendidikan unggul adalah investasi terbaik untuk masa depan. Selain lahan, kami juga siapkan infrastruktur dasar seperti air bersih dan jaringan komunikasi,” ujar Bupati Eduard.

Ia berharap SMA Unggul Garuda akan menjadi pusat pengembangan generasi muda TTS yang berkarakter kuat, berdaya saing tinggi, dan mampu menjawab tantangan global.