Pada kesempatan tersebut, peserta kegiatan juga diajak untuk berkeliling langsung ke area PLTP Ulumbu eksisting, melihat dari dekat wellpad yang telah beroperasi, serta mengunjungi manifestasi alami berupa kawah uap panas bumi. Pengalaman lapangan ini memperkuat pemahaman para jurnalis mengenai proses teknis, skala operasional, serta komitmen PLN dalam menjaga aspek keselamatan dan lingkungan selama pengelolaan panas bumi.
Sementara itu, Kepala Desa Wewo, Laurensius Langgut, menegaskan bahwa keberadaan PLTP Ulumbu tidak pernah mengganggu ketersediaan air bersih maupun keberlangsungan pertanian di wilayahnya. Sebagai warga asli yang telah lama hidup berdampingan dengan pembangkit tersebut, ia menyampaikan bahwa isu penurunan debit air adalah informasi yang tidak sesuai dengan fakta di lapangan.
“Sejak beroperasinya PLTP Ulumbu, kami tidak pernah kekurangan air bersih. Sampai saat ini kami masih menikmati air minum yang jernih. Bahkan, persawahan yang hanya berjarak 10 meter dari kawah Ulumbu tetap menghasilkan padi yang bagus, dua kali panen setahun tanpa pupuk kimia,” ujar Laurensius dalam kegiatan site visit.



Tinggalkan Balasan