Ia juga menekankan pentingnya integritas, kolaborasi, dan inovasi di tengah tantangan birokrasi saat ini, termasuk beban belanja pegawai yang sudah menyerap hingga 50 persen dari total APBD NTT.
“Kita menargetkan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga Rp2,8 triliun pada 2026. Ini hanya bisa tercapai jika seluruh ASN bekerja sungguh-sungguh, bukan hanya hadir untuk absen,” tegasnya.
Gubernur pun menginstruksikan BKD, BPSDM, biro organisasi, dan instansi terkait agar memastikan penempatan ASN sesuai kebutuhan riil daerah, merata, dan berkeadilan.
Kepada para ASN yang memasuki masa purnabakti, Gubernur Melki menyampaikan apresiasi dan rasa hormat atas dedikasi dan loyalitas mereka selama bertugas. Ia menegaskan bahwa masa pensiun bukan akhir, melainkan awal dari kontribusi baru di masyarakat.
“Kami mengajak para pensiunan untuk tetap menjadi bagian dari kekuatan sosial dan moral di daerah ini. Bahkan kalau bisa, jadilah wirausahawan baru, penggerak ekonomi masyarakat dengan bekal pengalaman panjang yang dimiliki,” ujarnya.





Tinggalkan Balasan