Tantangan Sosial dan Komitmen Partisipatif
Meski membawa peluang besar, proyek energi berskala besar ini juga menghadapi tantangan, terutama terkait pengelolaan lahan, keterikatan adat, dan risiko sosial-ekologis. Beberapa kalangan akademisi dan organisasi masyarakat sipil mengingatkan potensi konflik agraria dan greenwashing jika proyek tidak dilaksanakan secara inklusif.
Menanggapi hal itu, Gubernur Melki memastikan keterlibatan aktif masyarakat lokal dalam setiap tahap pelaksanaan.
“Kami tidak ingin proyek ini jadi simbol greenwashing. Ini harus jadi milik rakyat NTT, bukan hanya investor. Kami sudah sepakat dengan pimpinan HDF untuk melibatkan para tokoh masyarakat sejak awal,” tegasnya.
NTT Menuju Panggung Energi Dunia
Kerja sama ini dipandang sebagai langkah strategis jangka panjang dalam menghadapi krisis energi fosil dan perubahan iklim. Lebih dari sekadar proyek infrastruktur, inisiatif ini berpotensi menciptakan lapangan kerja, inovasi teknologi, serta model pembangunan berkelanjutan berbasis kearifan lokal.





Tinggalkan Balasan