“Kita taruh paling atas, karena bagi kami membangun kota itu paling penting adalah membangun SDM. Jadi pendidikan ini juga bukan hanya soal kita memiliki nilai ujian yang tinggi, tetapi bagaimana kita membangun karakter anak,” jelasnya.

Ia menegaskan, membangun Kota Kupang, sama dengan bagaimana membangun karakter warga, yang mampu menghargai satu sama lain, mampu menciptakan budaya bersih, menghargai adat, serta menghargai orang yang lebih tua.

“Jadi mendidik anak itu bukan soal nilai ujian saja, tapi juga harus karakter yang kita bangun. Orang bijak bilang kalau anda mau merencanakan satu tahun, tanamlah padi. Kalau mau merencanakan 10 tahun tanamlah pohon. Kalau mau merencanakan 100 tahun, maka berinvestasi lah pada manusia, didiklah manusia itu. Jadi ini sangat penting,” tegasnya.

Dengan demikian, Wali Kota Kupang berharap agar guru dan Dinas Pendidikan selalu menghadirkan kebijakan-kebijakan yang berpihak pada rakyat, serta menghadirkan akses pendidikan yang merata baik untuk siswa maupun guru.