Kupang, KN – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo memimpin apel peringatan Hardiknas tingkat Kota Kupang pada Jumat (2/5/2025). Acara ini dilaksanakan di Buoyant Montessori School dan dihadiril oleh seluruh guru se-Kota Kupang.

Dalam sambutannya, Wali Kota Kupang Christian Widodo mengatakan, membangun sebuah kota bukan hanya tentang membangun gedung dan jalan yang bagus atau kantor-kantor yang mewah.

Tapi membangun sebuah kota juga berarti menghadirkan udara pagi yang sejuk, taman-taman kota yang nyaman, jalan-jalan yang bersih, pohon-pohon yang hijau, juga yang paling penting membangun kota adalah membangun manusia yang tinggal di dalamnya.

“Oleh karena itu, membangun manusia artinya membangun pendidikan dan kesehatan. Jadi kalau kita membangun manusia SDM berkualitas, kita harus berikan akses pendidikan yang baik dan kesehatannya harus baik, baru dia jadi manusia yang unggul,” tegas dr. Christian.

Wali Kota Kupang menyampaikan terima kasih untuk kerja keras para guru se-Kota Kupang, yang telah menghadirkan beberapa prestasi di bidang pendidikan.

Ia menjelaskan, angka terakhir partisipasi PAUD naik dari 54,8 menjadi 55,9 untuk SD naik dari 92 menjadi 93. Rasio guru murid sekarang 1 berbanding 8. Artinya 1 guru dapat mengajar 8-9. “Ini angka yang bagus sekali. Di tempat lain, 1 Guru bisa mengajar 20 siswa. Kalau satu guru menanggung beban terlalu banyak, pasti kualitas mengajarnya jadi menurun,” terangnya.

Ia menyebut, Kota Kupang masuk dalam indikator yang cukup baik, karena rasio guru dan murid adalah 1 guru berbanding 8 atau 9 siswa. Di samping itu, angka harapan lama sekolah mencapai 16,44 tahun, dan rata-rata lama sekolah 11,64 tahun. Capaian ini dilengkapi dengan tingkat kelulusan SD dan SMP yang sukses mencetak 100% dalam 2 tahun terakhir.

“Ini semua berkat kolaborasi. Saya selalu sampaikan, di dalam persatuan kita menemukan kemenangan. Ini bukti kalau kita bersatu kita bisa menang di dalam banyak hal. Capaian ini bukan sekedar angka, tapi ini menunjukkan keseriusan kita dalam membangun pendidikan di Kota Kupang,” ujarnya.