Dalam diskusi tersebut, sejumlah isu juga mencuat, di antaranya soal agraria, revisi Undang-Undang TNI dan Polri, serta persoalan sosial yang kini tengah dihadapi masyarakat NTT.

“Dialog seperti ini sangat penting agar mahasiswa tetap kritis, aktif, dan punya kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa,” tambah Amir.

Ketua IMM NTT Cakti Flobamorrinci A. Kirie, berharap kegiatan serupa terus dilakukan secara berkelanjutan dan mampu memperkuat peran strategis pemuda dalam menjaga kedamaian dan keutuhan bangsa.
“Kami berharap ruang diskusi seperti ini, tidak berakhir disini, kita harus wujudkan dalam aksi nyata nantinya,” tutup Cakti. (*/ab)