“Kami sebagai pemuda NTT siap menjadi bagian dari kekuatan bangsa. Menjadi penjaga damai, pelindung demokrasi, dan pelopor kemajuan,” ujar Ketua DPD IMM NTT, Cakti Flobamorrinci A. Kirie, saat menyampaikan ikrar bersama peserta lainnya.

Sebelum dialog berlangsung, IMM NTT juga melaksanakan kegiatan bakti sosial dalam rangka Halalbihalal Idulfitri dan Paskah, yang turut melibatkan mahasiswa dari berbagai latar belakang agama.

“Bantuan sosial tidak hanya diberikan kepada mahasiswa muslim, tetapi juga kepada mahasiswa nonmuslim. Ini wujud nyata komitmen kami dalam merawat keberagaman dan membangun silaturahmi lintas iman,” kata Cakti.

IMM NTT juga mendorong agar kegiatan lintas OKP seperti dialog publik ini dapat berlanjut ke depan. “Kita harus terus menjaga ruang-ruang dialog agar semangat toleransi dan kerja sama tidak padam,” tambahnya.

Hadir sebagai pemantik diskusi, Amir Kiwang, senior aktivis HMI NTT, mengingatkan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan.

“Mahasiswa tidak boleh berdiam diri melihat persoalan bangsa. Kita harus responsif terhadap keluhan masyarakat dan siap berkolaborasi dengan pemerintah untuk mewujudkan kesejahteraan bersama,” tegas Amir.