Senada dengan ULPL Mataloko, Pj Kepala Desa Wogo, Kandida Longa, mengusulkan pembuatan pagar atau police line di lokasi munculnya manifestasi.

“Pihak desa setuju untuk dilakukan pemasangan rambu-rambu keselamatan di area manifestasi baru yang berada di lahan masyarakat,” ujar Kandida Longa.

General Manager (GM) PT PLN (Persero) UIP Nusra, Yasir, mengungkapkan bahwa dikarenakan titik pilar sudah hilang dan perlu pemasangan kembali, PLN akan berkoordinasi dengan BPN, Desa Wogo, dan pemilik lahan yang berbatasan langsung.

“Akan berkoordinasi agar segera dilakukan pemasangan rambu pada area manifestasi baru di lahan masyarakat, juga segera dilakukan pengadaan alat detektor H2S,” ucap GM Yasir.

GM Yasir juga menegaskan akan melakukan pemantauan rutin di area manifestasi kolam lumpur dan akan melakukan koordinasi atas usul masyarakat terkait kompensasi atau pembebasan untuk area manifestasi di luar lahan PLN. (Humas PLN)