Bajawa, KN – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena menegaskan pentingnya pengaturan pasokan bahan pangan, agar program MBG atau Makan Bergizi Gratis tidak menimbulkan inflasi di daerah.
Hal ini disampaikan Gubernur NTT saat meninjau langsung pelaksanaan program MBG di Sentra Penyediaan Pangan Gizi (SPPG) Ngedukelu, Kabupaten Ngada.
“Kita harus pastikan agar MBG ini tidak menjadi penyebab naiknya harga pangan di daerah. Untuk itu, pasokan bahan baku harus diatur dengan jalur distribusi sendiri,” kata Melki, Rabu (9/4/2025).
Ia menambahkan bahwa program MBG merupakan salah satu terobosan penting dari Presiden terpilih Prabowo Subianto. Program ini bukan sekadar bantuan makanan, tetapi bagian dari jaring pengaman sosial yang juga menciptakan lapangan kerja serta menggerakkan ekonomi masyarakat dari bawah.
Bukan Diberi Uang, Tapi Diberi Kerja dan Gizi
Gubernur Melki memuji desain program MBG yang dinilainya sangat tepat sasaran. “Kalau dulu bantuan sosial diberikan dalam bentuk uang atau barang, sekarang masyarakat diberi kesempatan kerja untuk menyiapkan makanan bergizi, dan ini sangat berdampak luas. Uang berputar, gizi terpenuhi, dan masyarakat dapat penghasilan,” ujarnya.



Tinggalkan Balasan