“Momentum pembangunan pertanian yang sudah dicanangkan Presiden Prabowo perlu kita dukung dan realisasikan dengan kerja nyata di lapangan. Bekerja sama

dengan para peneliti dan akademisi dari perguruan tinggi menjadi krusial agar kita dapat mengantisipasi dan memitigasi dampak perubahan iklim. Kita perlu memastikan agar tenaga produktif di pedesaan dapat bertahan dan berkembang di tanahnya sendiri dengan kehidupan yang layak,” terang Gubernur Melki.

Selain itu, pemerintah juga berkomitmen untuk mengembangkan sentra pariwisata yang berkelanjutan dan berbasis komunitas. Pariwisata harus menjadi kekuatan ekonomi yang inklusif, di mana manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh pelaku industri besar, tetapi juga oleh masyarakat lokal.

“Untuk mendukung hal ini, infrastruktur pendukung akan diperkuat, sehingga tidak ada lagi kendala terkait akses jalan, transportasi, maupun jaringan telekomunikasi. Kami ingin memastikan bahwa NTT menjadi destinasi wisata unggulan yang mudah dijangkau, nyaman, dan berdaya saing tinggi, baik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara,” ungkapnya.