Khusus dalam aspek produksi, pemerintah akan  memastikan bahwa produk unggulan dikembangkan dengan pendekatan yang berbasis kebutuhan pasar, sehingga tidak sekadar dilakukan penanaman berdasarkan kebiasaan dan tanpa perencanaan yang matang.

“Dengan strategi ini, petani dan pelaku usaha diharapkan dapat meningkatkan efisiensi produksi dan daya saing produk lokal,” tegasnya.

Selanjutnya, dalam aspek pengolahan, pemerintah akan memastikan adanya dukungan terhadap pemanfaatan dan penerapan teknologi pengolahan yang tepat guna. Dengan demikian, hasil produksi tidak hanya berhenti dalam bentuk bahan mentah, tetapi dapat ditingkatkan nilai tambahnya melalui proses pengolahan yang lebih modern dan efisien.

“Dalam aspek pemasaran, pemerintah akan berperan aktif dalam memastikan kepastian pasar bagi produk-produk yang dihasilkan oleh masyarakat,” terangnya.

Gubernur Melki menyatakan, salah satu langkah konkret yang akan dimbil oleh Pemprov NTT adalah menghubungkan produsen dengan off- taker, yakni pihak yang bersedia membeli hasil produksi secara berkelanjutan.