Dengan adanya kepastian pasar, para produsen tidak lagi terbebani oleh ketidakpastian dalam penjualan, sehingga mereka dapat lebih fokus pada peningkatan kualitas dan kuantitas produksi. Pemerintah juga akan membangun kemitraan strategis dengan berbagai sektor, baik swasta maupun BUMN, untuk menciptakan ekosistem pemasaran yang stabil, kompetitif, dan menguntungkan bagi semua pihak.
“Kami akan mengimplementasikan semangat dan nafas perjuangan Bung Karno untuk dapat “berdiri diatas kaki sendiri” (berdikari), agar upaya hilirisasi yang kita lakukan di NTT berkontribusi langsung terhadap upaya swasembada pangan yang manfaatnya tidak hanya memberikan nilai tambah bagi ekonomi daerah, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap upaya swasembada pangan nasional. Produk unggulan NTT harus bisa berkontribusi terhadap swasembada pangan, baik di NTT maupun untuk Indonesia,” jelasnya.
Ia menjelaskan, masyarakat NTT patut bersyukur, karena Presiden Prabowo Subianto, melalui Menteri Pertanian RI, menaruh perhatian besar dan memberikan dukungan penuh bagi pengembangan sektor pertanian di NTT sehingga membuka peluang besar bagi NTT untuk mengoptimalkan potensi agraris daerah.
“Momentum pembangunan pertanian yang sudah dicanangkan Presiden Prabowo perlu kita dukung dan realisasikan dengan kerja nyata di lapangan. Bekerja sama
dengan para peneliti dan akademisi dari perguruan tinggi menjadi krusial agar kita dapat mengantisipasi dan memitigasi dampak perubahan iklim. Kita perlu memastikan agar tenaga produktif di pedesaan dapat bertahan dan berkembang di tanahnya sendiri dengan kehidupan yang layak,” terang Gubernur Melki.
Selain itu, pemerintah juga berkomitmen untuk mengembangkan sentra pariwisata yang berkelanjutan dan berbasis komunitas. Pariwisata harus menjadi kekuatan ekonomi yang inklusif, di mana manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh pelaku industri besar, tetapi juga oleh masyarakat lokal.
“Untuk mendukung hal ini, infrastruktur pendukung akan diperkuat, sehingga tidak ada lagi kendala terkait akses jalan, transportasi, maupun jaringan telekomunikasi. Kami ingin memastikan bahwa NTT menjadi destinasi wisata unggulan yang mudah dijangkau, nyaman, dan berdaya saing tinggi, baik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara,” ungkapnya.





Tinggalkan Balasan