Padahal kata dia, selama ini biasanya saat musim hujan alat-alat berat seperti excavator atau sejenisnya selalu standby.
“Banyak pak jalur ke Reok juga, artinya kita juga heran pak, inikan jalan negara masa tidak ada yang peduli, padahal biasanya dulu alat-alat berat selalu terparkir di pinggir jalan, sehingga begitu ada longsor langsung di tanggapi,” ujarnya.
Dengan pernyataan itu tambah dia, pihaknya bukan dengan sengaja untuk mengkritik pihak manapun.
Akan tetapi bagi Linus, itu lebih kepada perhatian terhadap kerusakan jalan yang berpotensi pada kecelakaan pengendara nantinya.
“Jujur yah pak yah, sebenarnya saya bukan repot tapi kita takut jalany rusak nanti, tentu berpotensi pada kecelakaan pengendara, itu saja. Apalagi kami yang setiap hari jalan ke Reok,” pungkasnya.
Hingga berita ini di terbitkan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.3 Jalan Nasional atau Negara Ruteng-Reo, koranntt.com belum berhasil untuk dimintai keterangan.** (KN)





Tinggalkan Balasan