Melki-Johni juga memastikan bahwa, proses peningkatan PAD juga akan didorong lewat perbaikan BUMD-BUMD dengan melibatkan berbagai pihak, serta dukungan pusat yang kuat.

“Kita memastikan juga dukungan pusat. Jadi ada inisiatif dari bawah yang kita dorong, ada juga berbagai lembaga yang menanganani ini mulai dari Bumdes dan BUMD tingkat provinsi kita dorong untuk kerja dengan baik,” ungkap Melki Laka Lena.

Sementara dukungan pusat seperti pembangunan jaringan internet di pelosok untuk kepentingan digitalisasi, serta penetapan Kupang sebagai pintu impor oleh 2 Menteri dari Golkar yakni Meutya Hafid dan Agus Gumiwang diyakini akan memberikan dampak peningkatan PAD yang maksimal bagi NTT. Dengan meningkatnya PAD, maka kesejahteraan masyarakat dan ASN pasti terjamin. (*/tim)