“Dengan investasi ini, maka program-program hilirisasi akan berjalan. Dengan berjalannnya program hilirisasi, maka nilai jual sebuah produk akan berlipat ganda, membuka lapangan kerja, dan membuat perekonomian kita akan semakin sehat,” ungkap Johni Asadoma.

Sementara itu, Calon Gubernur NTT Melki Laka Lena menegaskan, hilirisasi bukan hanya terbatas pada skala UMKM, tapi akan berkembang ke skala yang lebih besar seperti industri kecil dan menengah sampai pada indsutri skala besar.

“Kita juga akan galakan gerakan beli NTT. Jadi semua produk yang sudah dihasilkan melalui proses hilirisasi, akan kita dorong agar itu dibeli oleh orang NTT itu sendiri sebagai bagian awal kita menggerakan ekonomi NTT. Produk pertanian kelautan dan perikanan bisa digunakan oleh pemerintah dari tingkat desa hingga pusat,” tegasnya.

Melki kembali menyampaikan bahwa, untuk mencapai kesejahteraan NTT ada 3 hal yang harus dilaksanakan.

“Pertama, untuk membangun kesejahteraan di NTT, kita harus membangun inisiatif lokal. Tadi Melki-Johni dari semua segmen kehidupan masyarakat kita, kita pastikan bahwa program pengolahan hasil-hasil dari masyarakat NTT di bidang pertanian, kelautan, perikanan, dan peternakan sudah kami dorong agar dilaksanakan dengan baik,” kata Melki Laka Lena.