Terkait program hilirisasi, Melki Laka Lena menegaskan, ia bersama Johni Asadoma ingin agar NTT ke depan tidak boleh lagi menjual barang mentah ke luar daerah. Menurutnya, menteh, kopi dan hasil bumi lainnya harus diolah di NTT, dan dikirim ke luar dalam bentuk bahan jadi.

“Kita bisa gunakan skema UMKM agar industri kecil dan menengah bisa kita bikin. Apabila MELKI-JOHNI dipercaya di Provinsi maka hilirisasi sektor pertanian, kelautan dan perikanan akan kita buat,” tururnya.

“Buktinya di Sumba Yengah, saya minta mereka buat abon ikan. Abonnya punya harga bagus, ibu-ibu punya pendapatan lebih bagus, dan menjadi tambahan penghasilan bagi kita orang Sumba. Model yang sama akan kita buat di berbagai komoditas pertanian, kelautan dan perikanan di tanah Sumba ini,” pungkas Melki Laka Lena. (*)