“Saya akan turun ke sana untuk advokasi semua guru-guru yang mendapat honor yang miris, sekaligus bertemu dengan Pj Bupati Ende. Bila perlu kita RDP dengan DPRD di sana untuk kita bisa mendapatkan kebenaran yang hakiki,” tegasnya.
Ketua BPH UPG 1945 NTT ini juga meminta agar Pj Bupati Ende tidak perlu marah-marah kepada guru yang viral karena gaji Rp250 ribu.
“Saya pikir ini menjadi masukan. Bukan jadi bahan untuk marah-marah. Seorang pemimpin tidak perlu begitu (marah-marah). Saya juga seorang pemimpin yang tahu bagaimana caranya memimpin. Jadi kita tahu caranya. Tidak harus marah-marah,” jelasnya.
Dr. Semuel Haning berharap agar guru-guru di NTT perlu dihargai. “Kalau tanpa dia mengajar, anak-anak mau jadi apa? Kasihan dong. Kalau menyangkut guru, saya siap membela. Kalau ada hak-hak guru yang dizolimi atau ditahan, pasti saya lawan,” pungkasnya. (*)





Tinggalkan Balasan