“Hotel sepi seperti ini. Kamar, Restoran, Pool Cafe dan Botol Musik juga sepi, dan tidak ada laporan keuangan. Saya sudah meminta untuk melakukan audit terhadap laporan keuangan,” kata Jhon Lim kepada wartawan di Kupang, Kamis (6/6/2024).
Terkait pengaduan karyawan, Jhon mengatakan, pihaknya terus membayar gaji karyawan dengan sistem cicil, karena kondisi keuangan tidak memungkinkan untuk membayar semua gaji karyawan.
“Saya sudah bertemu Pak Sekda (NTT) dan menyampaikan persoalan hotel Sasando. Pak Sekda bilang semua BUMD lagi sakit berat. Jadi kita benahi satu per satu,” pungkasnya. (*)
Halaman





Tinggalkan Balasan