“Singkat cerita, terkumpulah uang sebanyak Rp 5.250.000. Kami gunakan beli tiket pesawat menuju Palembang. Uang sisa Rp 1,8 juta kami kasih buat pegangan di jalan,” sambungnya.

Menurut Angelica, dia dan pengurus IKASS melakukan semuanya itu semata sebagai bentuk solidaritas sebagai warga satu daerah yang membutuhkan bantuan.

Dia berharap, apa yang diberikan itu bisa bermanfaat buat Andrew.

Selain kisah itu, Angelica juga membantu sejumlah anak-anak stunting di Kota Kupang, melalui pemberian makanan tambahan.

Bagi Angelica yang merupakan pengusaha kuliner, masalah stunting harus menjadi perhatian semua pihak. Termasuk juga masalah kematian ibu saat melahirkan.

Dua masalah itu, membuatnya terpanggil untuk ikut terlibat membantu mengatasinya. Satu-satunya jalan yakni masuk menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang.

Sehingga, pada pemilihan legislatif tahun 2024, Angelica maju menjadi calon legislatif dari PDIP nomor urut 7, yang meliputi dapil 5 Kota Lama dan Kota Raja.

“Alasan saya jadi caleg, ingin memperjuangkan suara rakyat, khususnya menekan angka kematian ibu saat melahirkan dan berusaha menekan angka stunting,” ujarnya.