Kemudian, pada tahun 2021, Andrew lalu mengajak istri dan anaknya untuk pindah ke Palembang, ibu kota Provinsi Sumatera Selatan.
Waktu itu Covid-19, sehingga dia dan istrinya akhirnya tidak jadi pindah. Padahal istrinya sudah setuju untuk ikut.
Dalam perjalanan, hubungan dia dan istrinya menjadi renggang sehingga dia pun memilih untuk kembali ke kampung halamannya di Pulau Andalas.
Namun, karena ketiadaan biaya, Andrew akhirnya terpaksa tidur di Masjid Al Hidayah Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.
Andrew tinggal selama satu minggu di masjid tersebut.
Tinggal sendirian di ibu kota Provinsi NTT itu, Andrew hanya berharap belas kasihan warga setempat dan juga pengurus masjid.
Kabar Andrew pun sampai ke grup WhatsApp (WA) pengurus IKASS Provinsi NTT.
Angelica yang tersentuh dengan kondisi Andrew, lalu menghubungi sejumlah anggota IKASS yang punya jabatan penting di NTT melalui jaringan pribadi (japri) WA.
“Saat informasi itu disampaikan ke grup, sehingga saya japri beberapa pejabat. Kami lalu kumpul uang,” ujar Angelica mengenang kejadian itu kepada wartawan, Sabtu (16/12/2023).
“Singkat cerita, terkumpulah uang sebanyak Rp 5.250.000. Kami gunakan beli tiket pesawat menuju Palembang. Uang sisa Rp 1,8 juta kami kasih buat pegangan di jalan,” sambungnya.
Menurut Angelica, dia dan pengurus IKASS melakukan semuanya itu semata sebagai bentuk solidaritas sebagai warga satu daerah yang membutuhkan bantuan.
Dia berharap, apa yang diberikan itu bisa bermanfaat buat Andrew.
Selain kisah itu, Angelica juga membantu sejumlah anak-anak stunting di Kota Kupang, melalui pemberian makanan tambahan.
Bagi Angelica yang merupakan pengusaha kuliner, masalah stunting harus menjadi perhatian semua pihak. Termasuk juga masalah kematian ibu saat melahirkan.
Dua masalah itu, membuatnya terpanggil untuk ikut terlibat membantu mengatasinya. Satu-satunya jalan yakni masuk menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang.
Sehingga, pada pemilihan legislatif tahun 2024, Angelica maju menjadi calon legislatif dari PDIP nomor urut 7, yang meliputi dapil 5 Kota Lama dan Kota Raja.







Tinggalkan Balasan