Kemudian, pada tahun 2021, Andrew lalu mengajak istri dan anaknya untuk pindah ke Palembang, ibu kota Provinsi Sumatera Selatan.
Waktu itu Covid-19, sehingga dia dan istrinya akhirnya tidak jadi pindah. Padahal istrinya sudah setuju untuk ikut.
Dalam perjalanan, hubungan dia dan istrinya menjadi renggang sehingga dia pun memilih untuk kembali ke kampung halamannya di Pulau Andalas.
Namun, karena ketiadaan biaya, Andrew akhirnya terpaksa tidur di Masjid Al Hidayah Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.
Andrew tinggal selama satu minggu di masjid tersebut.
Tinggal sendirian di ibu kota Provinsi NTT itu, Andrew hanya berharap belas kasihan warga setempat dan juga pengurus masjid.
Kabar Andrew pun sampai ke grup WhatsApp (WA) pengurus IKASS Provinsi NTT.
Angelica yang tersentuh dengan kondisi Andrew, lalu menghubungi sejumlah anggota IKASS yang punya jabatan penting di NTT melalui jaringan pribadi (japri) WA.
“Saat informasi itu disampaikan ke grup, sehingga saya japri beberapa pejabat. Kami lalu kumpul uang,” ujar Angelica mengenang kejadian itu kepada wartawan, Sabtu (16/12/2023).





Tinggalkan Balasan