Ia menyampaikan, teknologi Wolbachia sudah diterapkan dari 2 minggu lalu oleh para kader. Selanjutnya setiap dua minggu para kader akan mengecek perkembangan dari bibit-bibit itu. Setelah bibitnya siap, maka akan segera dikawinkan dengan nyamuk lokal.

“Para kader sudah turun ke 7 kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Oebobo. Itu sudah mulai ada penempatan ember-ember Wolbachia yang mana dalam ember-ember itu ada bibit Wolbachia berkisaran 100 sampai 200 bibit Wolbachia,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Niko mengimbau kepada masyarakat agar menghindari berita-berita hoax yang beredar di media sosial tentang teknologi Wolbachia.

Ia juga meminta agar masyarakat menjaga kebersihan, di dalam maupun luar rumah karena musim hujan pun telah tiba.

Bukan hanya itu, Camat Oebobo juga mengharapkan dan mengajak masyarakat di Oebobo untuk mendukung program Wolbachia tersebut. (Iky)