Mengukur peran gereja dalam kasus kesehatan mental di Kota Kupang adalah dengan cara memeriksa tindakan nyata mengatasi soal masalah kesehatan mental yang dianggap sebagai sesuatu yang sangat serius belakangan ini.
Dalam banyak sumber dijelaskan bahwa sebetulnya, Alkitab tidak secara eksplisit menyebutkan istilah “kesehatan mental,” namun banyak ayat yang menggambarkan kesejahteraan emosional dan mental individu.
Dalam Kitab Suci misalnya, kesehatan mental mencakup keseimbangan antara pikiran, perasaan, dan hubungan dengan Tuhan.
Alkitab mengajarkan bahwa manusia adalah makhluk utuh yang terdiri dari tubuh, jiwa, dan roh (1 Tesalonika 5:23). Oleh karena itu, kesehatan mental sangat erat kaitannya dengan kesehatan fisik dan spiritual.
Secara eksplisit, memang tidak ada pengajaran Yesus yang menyampaikan hal terkait “kesehatan mental”. Tetapi lewat ajaran dan juga tindakan-Nya, Yesus menunjukkan kepeduliannya terhadap aspek kesehatan mental.
Dari kisahnya sendiri, Yesus sering berinteraksi dengan orang-orang yang mengidap isu kesehatan mental. Yesus tidak hanya menyembuhkan mereka dari penyakit fisik, tetapi juga mengembalikan kesejahteraan mental mereka.



Tinggalkan Balasan