Selain itu, pembayaran TPP juga bisa menyelesaikan masalah temuan-temuan seperti kelebihan pembayaran tiket perjalan dinas dan lain sebagainya.

“Ini langkah strategis untuk kita bisa bantu ASN. Kita anggarkan sekitar Rp11 Miliar setiap bulan untuk pembayaran TPP. Nanti kami tahan dulu, sampai Desember, kami buka untuk Oktober, November, Desember, sehingga bisa pakai untuk belanja Natal,” pungkas Kepala Badan Keuangan Daerah Provinsi NTT Zakarias Moruk. (*)